
Oleh : Asis
Sumber :
Saduran oleh La Ode Ichram tahun 1996, dari tulisan La Ode Tanziylu terjemahan Buku Tembaga yang judul aslinya (ASSAJARU HULIQA DAARUL BATHNIY WA DAARUL MUNAJAT dan tulisan La Ode Zaenu “Buton dalam Sejarah Kebudayaan”.
SIPANJONGA adalah orang sakti yang berasal dari suku Melayu di Negeri Pasai. Mereka meninggalkan negeri asalnya pada tiga likur malam bulan Sya’ban tahun 634 H dengan mengajak Sitamanajo sebagai pembantu utamanya serta 40 orang kepala keluarga sebagai pengikutnya.
Baca Lanjutannya…
Oleh : ASIS
II. Memperkenalkan Masyarakat Yang Dianggap Sebagai Suku Terasing
1. Suku Wakumbu-kumbu/Wawoana/Wambu-mbu
Suku Wakumbu-Kumbu/Wawoana/Wambu-Mbu adalah suku terasing yang mendiami salah satu wilayah hutan Kapontori. Dulu suku Wambu-mbu menyatu dengan masyarakat Kapontori tetapi mereka mempunyai daerah pemukiman tersendiri dipedalaman Kapontori. Mereka adalah masyarakat biasa yang taat pada pemerintah Kesultanan Buton. Setiap musim panen mereka membawa upeti kepada Sultan Buton berupa hasil kebun dan hasil ternak./
Baca Lanjutannya…